Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf. Foto : Ist.
SURABAYA, KABAR MUSLIM– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya akhirnya berbicara menanggapi desakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU.
Dalam keterangan singkat sebelum menghadiri Rapat Ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya,
Gus Yahya menuturkan bahwa hingga kini ia belum menerima informasi resmi apa pun terkait desakan tersebut.
“Saya belum memperoleh pemberitahuan resmi” ujar Gus Yahya dengan nada tenang (22/11/2025).
Yahya Cholil Staquf menegaskan dirinya akan menjalankan amanah hasil keputusan Muktamar yang menobatkan dirinya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021-2026
Isu ini sebelumnya mencuat setelah tersebar risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang disebut-sebut memuat keputusan Rais Aam dan Wakil Rais Aam PBNU untuk meminta Gus Yahya mundur dari jabatan Ketua Umum.
Bocoran dokumen ini langsung memicu gelombang pembicaraan hangat di kalangan warga NU, terutama karena dinamika internal PBNU selalu menjadi perhatian umat Islam Indonesia.
Meski begitu, Gus Yahya memilih tetap fokus menghadiri agenda resmi organisasi dan belum memberikan komentar tambahan.
Hingga berita ini diturunkan, PBNU belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keabsahan dokumen yang beredar maupun sikap Syuriah PBNU atas isu tersebut (Mut)

