Ketum PB Pemuda Muslimin Indonesia Imbau Pemuda Refleksi Diri Sambut Tahun Baru

Cendekia Terkini

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, Muhammad Kasman.

JAKARTA, KABAR MUSLIM – Menjelang pergantian tahun, Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia, Muhammad Kasman, mengajak para pemuda menjadikan momen akhir tahun sebagai ajang refleksi diri, bukan sekadar perayaan seremonial yang berlebihan.

Kasman menilai, pergantian tahun merupakan waktu yang tepat bagi generasi muda untuk menilai sejauh mana kontribusi positif yang telah diberikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Momentum pergantian tahun adalah saat yang tepat untuk berefleksi, sejauh mana kita sebagai pemuda telah berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kasman di Jakarta, Selasa (31/12/2025).

Menurutnya, sudah bukan zamannya lagi menyambut tahun baru dengan pesta berlebihan yang justru berpotensi menimbulkan dampak negatif, meresahkan masyarakat, hingga merepotkan aparat keamanan.

Kasman mengingatkan, berbagai persoalan bangsa yang terjadi sepanjang 2025 seharusnya menjadi bahan renungan bersama, khususnya bagi kalangan pemuda.

“Berbagai persoalan yang mendera bangsa ini di tahun 2025 sepatutnya menjadi bahan refleksi akhir tahun bagi para pemuda, agar di tahun 2026 kita bisa berkontribusi lebih besar,” tegasnya.

Selain refleksi sosial, Kasman juga mendorong pemuda untuk memperkuat dimensi spiritual dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, kekuatan moral dan spiritual menjadi fondasi penting bagi pemuda dalam menjalankan peran strategis ke depan.

Ia menyoroti sejumlah persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan aktif pemuda, mulai dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi.

“Untuk mengatasi berbagai masalah sosial kepemudaan tersebut, kita tidak boleh hanya menjadi obyek, melainkan harus menjadi pelopor dan mengambil peran aktif secara kreatif,” kata Kasman.

Tak kalah penting, Kasman menekankan perlunya membangun sinergi dan kolaborasi lintas elemen dalam menguatkan kepemimpinan dan kepeloporan pemuda.

Ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk memanfaatkan momentum pergantian tahun sebagai ajang mempererat silaturahmi, sekaligus menginisiasi kolaborasi produktif dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat luas.

“Momentum pergantian tahun seharusnya menjadi waktu untuk menguatkan sinergi kreatif dan kolaborasi produktif, bukan semata-mata ajang hura-hura dan pesta,” pungkasnya (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *